OPAC

  • Home
  • Information
  • Register Member
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Persepsi Publik atas Paralegal di Masa Pandemi COVID-19 : Penelitian Socio-Legal ats Paralegal di 3 Wilayah (Jakarta, Yogyakarta, dan Bali)
Bookmark Share

Book

Persepsi Publik atas Paralegal di Masa Pandemi COVID-19 : Penelitian Socio-Legal ats Paralegal di 3 Wilayah (Jakarta, Yogyakarta, dan Bali)

Uli Parulian Sihombing, Muhammad Rasyid Rida, Dian Novita, dkk - Personal Name;

Hasil riset penelitian peran Paralegal di masa pandemi covid 19 yang telah dilaksanakan rekan-rekan peneliti dari LBH Jakarta, LBH Apik Jakarta, LBH Yogyakarta, LKBH FH UII Yogyakarta, LBH Bali dan LBH Apik Bali dengan tujuan mendapatkan informasi yang komprehensif tentang persepsi publik atas paralegal. Publik di sini adalah para pencari keadilan, para penegak hukum (advokat, hakim, jaksa, dan polisi), media, dan institusi pendidikan. Sehingga ke depan informasi tersebut berguna pengambilan kebijakan atas paralegal di masa depan. Khusunya ketika menghadapi permasalahan terhadap paralegal yang masih di ragukan kapasitasnya dalam memberikan bantuan hukum kepada kelompok-kelompok rentan di Indonesia.
Di masa pandemi covid 19 peran Paralegal dalam memberikan bantuan hukum mengalami keterbatasan seperti akses pertemuan secara fisik antara Paralegal dan para pencari keadilan dan juga keterbatasan akses dan juga kuota internet dalam memberikan pelayanan bantuan hukum terhadap kelompok-kelompok rentan. Dan ini menjadi kendala yang nyata dari Paralegal.
Di sisi lain, perangkat hukum yang mendukung eksistensi Paralegal yaitu UU Bantuan Hukum dan Peraturan Menteri Hukum dan Hak-Hak Asasi Manusia (kemenhumkam) tentang Paralegal telah mengakui legalitas Paralegal dengan berbagai persyaratannya. tetapi di lain pihak keberadaan syarat-syarat minimum untuk pengadaan pendidikan / pelatihan Paralegal hendaknya tidak membebani OBH dalam menyelenggarakan pendidikan / pelatihan Paralegal khususnya memberikan peran yang besar kepada negara dalam memberikan legalitas penyelenggaraan pendidikan / pelatihan Paralegal. Karena masing-masing wilayah mempunyai keunikan dan kapasitas-kapasitas berbeda dalam penyelenggaraan pelatihan/pendidikan Paralegal.


Availability
#
My Library Location name is not set
2010000009024
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
-
Publisher
: Jakarta : ILRC., 2021
Collation
80.0 pages
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
9786239022273.0
Classification
347.01
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

OPAC
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

Perpustakaan TIFA Foundation menyediakan akses terbuka terhadap koleksi buku, laporan penelitian, jurnal, dan sumber daya pengetahuan yang mendukung demokrasi, hak asasi manusia, keberagaman, dan penguatan masyarakat sipil di Indonesia.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


© 2026 — OPAC Tifa Foundation

Powered by TIFA
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?