OPAC

  • Home
  • Information
  • Register Member
  • Member Area
  • Select Language :
    Arabic Bengali Brazilian Portuguese English Espanol German Indonesian Japanese Malay Persian Russian Thai Turkish Urdu

Search by :

ALL Author Subject ISBN/ISSN Advanced Search

Last search:

{{tmpObj[k].text}}
Image of Kejahatan Ekosida dan Korporasi : Laporan Hasil Riset Kejahatan Korporasi dan Ekosida di Mata Publik
Bookmark Share

Book

Kejahatan Ekosida dan Korporasi : Laporan Hasil Riset Kejahatan Korporasi dan Ekosida di Mata Publik

Abdul Ghofar, Khalisah Khalid, dan Yuyun Harmono - Personal Name;

Riset yang dilakukan pada Agustus-September 2020 ini menggunakan pendekatan penggalian data secara kualitatif dan melalui survei secara daring yang secara khusus menjangkau kelompok muda. Responden survei ditentukan sebanyak 1000 orang dari 7 Provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Jambi, Kalimantan Tengah dan Papua. Sementara penggalian data secara kualitatif dilakukan melalui diskusi terfokus yang dilakukan sebanyak dua kali dengan mengundang key leaders dan perwakilan segmentasi sosial, yakni Praktisi Kesehatan, Praktisi Komunikasi, Jurnalis, Akademisi, Tokoh Organisasi Agama dan Kemasyarakatan, Praktisi Hukum, Ibu Rumah Tangga dan Kelompok Muda.
Hasil survei diakui belum dapat menggambarkan secara keseluruhan dari representasi nasional, namun temuan survei menangkap suara yang kuat dari kelompok muda bahwa harus ada penegakan hukum yang tegas terhadap kejahatan lingkungan hidup yang melibatkan korporasi besar. Selama ini negara masih dianggap tidak memiliki keseriusan dalam penegakan hukum atas kejahatan lingkungan oleh korporasi.
Kelompok muda telah mengetahui dan memahami bahwa hak atas lingkungan hidup adalah hak asasi manusia dan menilai kejahatan lingkungan hidup sebagai pelanggaran berat HAM (ekosida). Namun mereka membutuhkan informasi dan pengetahuan lebih mendalam tentang ekosida seperti mempelajari unsur-unsur kejahatan ekosida dalam instrumen HAM.
Hasil survei dapat membantu pengurus negara menyadari kelompok muda menghendaki penegakan hukum yang tegas kepada korporasi yang dinilai sebagai pelaku kejahatan lingkungan dan pelanggar HAM. Selain itu dapat memandu WALHI, organisasi lingkungan hidup, dan organisasi masyarakat sipil lain untuk memperkuat engagement dengan kelompok muda yang memiliki peranan penting dalam upaya penyelamatan lingkungan hidup ke depan. Upaya memperkuat ikatan dengan kelompok dalam dilakukan dengan mengembangkan dan mengoptimalkan komunikasi publik di berbagai platform media sosial. Informasi dan pengetahuan yang dibagikan dalam berbagai bentuk publikasi di ragam platform dapat menjadi rujukan utama kelompok muda. Kelompok muda harus ditempatkan sebagai subjek atau aktor bukan sebagai objek atau sekedar partisipan.


Availability
#
My Library Location name is not set
2010000008973
Available
Detail Information
Series Title
-
Call Number
-
Publisher
: Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI)., 2020
Collation
25.0 pages
Language
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Classification
658.04
Content Type
-
Media Type
-
Carrier Type
-
Edition
-
Subject(s)
-
Specific Detail Info
-
Statement of Responsibility
-
Other version/related

No other version available

File Attachment
No Data
Comments

You must be logged in to post a comment

OPAC
  • Information
  • Services
  • Librarian
  • Member Area

About Us

Perpustakaan TIFA Foundation menyediakan akses terbuka terhadap koleksi buku, laporan penelitian, jurnal, dan sumber daya pengetahuan yang mendukung demokrasi, hak asasi manusia, keberagaman, dan penguatan masyarakat sipil di Indonesia.

Search

start it by typing one or more keywords for title, author or subject


© 2026 — OPAC Tifa Foundation

Powered by TIFA
Select the topic you are interested in
  • Computer Science, Information & General Works
  • Philosophy & Psychology
  • Religion
  • Social Sciences
  • Language
  • Pure Science
  • Applied Sciences
  • Art & Recreation
  • Literature
  • History & Geography
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Advanced Search
Where do you want to share?